Sakit....
Bener2 sakit.
Ga pura2.
hati gw tertambat, entah, ga mau menetap, tetapi ga sanggup untuk pergi
secara fisik gw juga kekurangan, sebuah pegangan, yang selama ini tetap, mulai lepas, dan sekarang, kayaknya bener2 akan pergi
jalan juga ga punya, jalan gw rusak berantakan, ga berarah, gw tau mau ke mana, tetapi gw ga punya jalannya, karena 'fisik' gw, yeah
belum lagi gw beneran sakit membaca beberapa fakta, fakta2 tentang gw yang udah gw tau, tetapi entah mengapa menjadi lebih jelas dan lantang setelah ditorehkan oleh orang lain
dari yang paling ringan, sampai berat, intinya gw sakit.
sakit otak
sakit hati
sakit pikiran
sakit fisik
sakit sakit sakit
mungkin obatnya terlalu mahal
terlalu sayang untuk diberikan pada gw sekarang ini
mungkin Tuhan mau biar gw berusaha, tumbuh di saat2 gw sakit
kayak keramik yang di bakar dengan suhu tinggi (gila! BBF banget! Hahaha)
FIGHTING! FIGHTING! DO YOUR BEST!
Karena putih adalah warna yang dapat menyamarkan hitam, bahkan hati tergelap sekalipun
Jumat, 31 Juli 2009
Rabu, 29 Juli 2009
untitled
sambil nunggu gaby kemaren, gw bikin ini
Betapa enaknya jadi anak kecil!
Gila!
Enak bgt!
Liat!
Dengan HANYA tangisan dan penyiksaan mereka dapat mendapatkan apa yang mereka inginkan.
Ok! Sebelum itu mari, kita para kakak, merefleksikan diri. Apa kerugian menjadi seorang adik? Tidak mendapatkan kesempatan yang didapatkan seorang kakak.
Ok, lalu? Apakah itu wajar?
Wajar.
Kenapa? Karena mereka masih kecil. Kecil, muda. Belum pantas untuk semua hal yg ada.
Lalu? Sebagai balasannya mereka, seperti yang aku sebutkan tadi, dapat mendapatkan apa yg mereka inginkan dengan tangisan, rengek.
Hah! Itulah anak kecil.
blahblahblah, yang ini gak jelas.
tapi..., tau lah siapa subjeknya Karel
He get the charisma to capture my eyes.
He have the right eyes to keep my sign on him.
Even, he already catch my heart, so that, although my heart already flies away, it always land to him.
Again, and again, and again
Betapa enaknya jadi anak kecil!
Gila!
Enak bgt!
Liat!
Dengan HANYA tangisan dan penyiksaan mereka dapat mendapatkan apa yang mereka inginkan.
Ok! Sebelum itu mari, kita para kakak, merefleksikan diri. Apa kerugian menjadi seorang adik? Tidak mendapatkan kesempatan yang didapatkan seorang kakak.
Ok, lalu? Apakah itu wajar?
Wajar.
Kenapa? Karena mereka masih kecil. Kecil, muda. Belum pantas untuk semua hal yg ada.
Lalu? Sebagai balasannya mereka, seperti yang aku sebutkan tadi, dapat mendapatkan apa yg mereka inginkan dengan tangisan, rengek.
Hah! Itulah anak kecil.
blahblahblah, yang ini gak jelas.
tapi..., tau lah siapa subjeknya Karel
He get the charisma to capture my eyes.
He have the right eyes to keep my sign on him.
Even, he already catch my heart, so that, although my heart already flies away, it always land to him.
Again, and again, and again
Senin, 27 Juli 2009
joker (from 24 july 2009)
manusia bertopeng senyum
orang bodoh yang membuat orang tertawa dengan kekonyolan dan kebodohonnya
percaya atau tidak, itulah diriku sekarang
dengan lelucon, aku masuk
dengan lelucon, aku berbaur
dengan lelucon, aku pergi, berharap meninggalkan bekas
tawa
aku benar2 suka membuat orang lain tertawa
yah..., dapat dikatakan, itulah cara aku bergaul
dengan kekonyolan aku berbicara
jadi, gw ke ultahnya gaby, di sana, ada yang namanya first cake
tapi, sama seperti joker
aku mempunyai kekurangan
dan aku berharap dengan topeng senyum lebarku aku dapat menyembunyikannya
tidak. Dengan. Baik.
seseorang pasti dapat menemukan wajah asliku
yang buruk dan tercela
sangat gw yakinkan, dia ga bakal milih gw, yah, well, dari awal gw udah ga simpatik sama dia
kadang mereka menjauhiku karena apa yang mereka temukan itu
terkadang merasa kasihan
dan terkadang mereka malah menghibur sang joker
sang joker, badut jahanam yang selalu membuat masalah dari balik topengnya
gw selalu merasa gw ini cuma seorang cadangan dalam pertemanannya, jadi, dari seblum2nya,
tetapi, badut ini mempunyai sebuah pertanyaan
haruskah seorang badut selalu tersenyum?
haruskah seorang badut selalu menghibur?
bahkan, ketika pertunjukannya dihina, tidak diacuhkan oleh orang lain?
gw udah ga terlalu mau dateng ke ultahnya dia, dan, tahukah lo? gw dikasih, tepatnya ditunjuk
Haruskah sang badut tetap tersenyum?
bahkan ketika orang yang tidak memperdulikan pertunjukannya sudah meminta maaf
bahkan berkata bahwa ia adalah badut terhebat di dunia?
sebagai orang yang berhak nerima tuh kue?! Hahahaha, gw tau banget kalo dia itu cuman mau ngebaek2in gw, kliatan! Well, gw emang merasa ga enak, tapi, so what? biar aja lah, toh dia ga bilang teman yang paling deket, tapi paling baek (dan gw rasa baek itu banyak definisinya)
orang bodoh yang membuat orang tertawa dengan kekonyolan dan kebodohonnya
percaya atau tidak, itulah diriku sekarang
dengan lelucon, aku masuk
dengan lelucon, aku berbaur
dengan lelucon, aku pergi, berharap meninggalkan bekas
tawa
aku benar2 suka membuat orang lain tertawa
yah..., dapat dikatakan, itulah cara aku bergaul
dengan kekonyolan aku berbicara
jadi, gw ke ultahnya gaby, di sana, ada yang namanya first cake
tapi, sama seperti joker
aku mempunyai kekurangan
dan aku berharap dengan topeng senyum lebarku aku dapat menyembunyikannya
tidak. Dengan. Baik.
seseorang pasti dapat menemukan wajah asliku
yang buruk dan tercela
sangat gw yakinkan, dia ga bakal milih gw, yah, well, dari awal gw udah ga simpatik sama dia
kadang mereka menjauhiku karena apa yang mereka temukan itu
terkadang merasa kasihan
dan terkadang mereka malah menghibur sang joker
sang joker, badut jahanam yang selalu membuat masalah dari balik topengnya
gw selalu merasa gw ini cuma seorang cadangan dalam pertemanannya, jadi, dari seblum2nya,
tetapi, badut ini mempunyai sebuah pertanyaan
haruskah seorang badut selalu tersenyum?
haruskah seorang badut selalu menghibur?
bahkan, ketika pertunjukannya dihina, tidak diacuhkan oleh orang lain?
gw udah ga terlalu mau dateng ke ultahnya dia, dan, tahukah lo? gw dikasih, tepatnya ditunjuk
Haruskah sang badut tetap tersenyum?
bahkan ketika orang yang tidak memperdulikan pertunjukannya sudah meminta maaf
bahkan berkata bahwa ia adalah badut terhebat di dunia?
sebagai orang yang berhak nerima tuh kue?! Hahahaha, gw tau banget kalo dia itu cuman mau ngebaek2in gw, kliatan! Well, gw emang merasa ga enak, tapi, so what? biar aja lah, toh dia ga bilang teman yang paling deket, tapi paling baek (dan gw rasa baek itu banyak definisinya)
Senin, 13 Juli 2009
Yesterday...
Ini bener2 gw hasilkan Sabtu kemarin. Iseng di HP.
Kenapa gw ngetik hal ini? Well...,
Aku melihat sekelilingku.
Satu lingkaran. Dua lingkaran. Tiga...
Aku mencari-cari. Membolak-balik.
Mencari warna ku.
Tetapi, bagaimana pun juga, aku tidak menemukan warnaku.
Abu-abu.
Tidak merah.
Tidak biru.
Tidak ungu.
Tidak warna-warna ceria itu.
Warnaku warna dingin. Warnaku warna yang tidak disukai jika berdiri sendiri.
Jadi, kapan aku dapat bertemu warnaku?
Dalam pesta ini.
Di mana banyak warnaku, tetapi mereka tidak sesuai denganku?
Ini dihasilin di pestanya Jeje. Waktu itu gw bener2 ga ada temen, tepatnya, kelompok. Jadi, gw, daripada nganggur, ngetik2 ini di hp daripada keliatan bgt sendirinya. Hahaha, what a pity girl!
Yang kedua:
Benci. Aku benci perpisahan.
Pisah. Berputus hubungan.
Tangis. Aku pasti menangis akan sebuah perpisahan.
Mau perpisahanku. Atau perpisahan orang lain.
Mengapa? Bukankah jika berpisah dapat bertemu kembali?
Tidak. Bagiku tidak.
Sebuah pertemuan tidak berarti bagiku jika sudah diselingi sebuah perpisahan.
Oh, well, ini juga gw ketik pas pestanya Jeje. Kenapa? Karena Jeje, btw ini bukan jeje Emily, bakal ke Malay buat belajar. Sebenernya gw ga terlalu deket ma Jeje. Tapi, gw bener2 ga suka yang namanya 'pisah'.
Gw memikirkan kedua hal itu, secara implisit, sama Dea.
Dan, hal itu mungkin karena gw ini sama sama Dea.
Ingin di mana-mana. Gak mau terikat di suatu tempat. Tapi itu justru bikin lo gak ada di mana-mana.
Itu Dea yang ngomong. Dia ngaku dia kayak gitu.
Trus gw langsung respon. "Iy, gw juga kayak gitu!"
Tapi, trus gw mikir lagi. Kayaknya gw bener2 ga suka terikat di suatu tempat (atau 'lingkaran')
Rasanya, jika udah terlalu terikat, terlalu 'hadir' di suatu tempat, gw bakal merasa 'cukup', trus menjauh.
Yeah, kebiasaan buruk gw. Ga bisa ilang. Dan munculnya juga entah kapan.
Kayak merasa risih gitu.
Tapi, kebiasaan ini juga bikin gw kesel.
Gimana nggak? Gw ngerasa gak 'belong' ke suatu tempat. Dan iri dengan temen2 yang bisa 'masuk' segitu dalemnya ke sebuah lingkaran.
Lalu masalah 'pisah'
Inget rasanya sehabis diputusin si Y?
Lega...., bebas....
Apa mungkin itu sebuah penyangkalan?
Supaya gw gak sedih?
Kayak pembuktian kalo gw gak bergantung sama orang lain? (yang buktinya adalah kebalikannya?)
Hahh...., entah, gw juga gak tau.
Bingung sendiri.
Yang pasti, waktu gw nulis yang pertama, gw bener2 ngerasa bego waktu itu.
Gak tau mau ke mana.
Hell. Tau ah, gelap! (kata2 bagus untuk gak peduli sama suatu hal! Gud Jop Ndy!)
Kenapa gw ngetik hal ini? Well...,
Aku melihat sekelilingku.
Satu lingkaran. Dua lingkaran. Tiga...
Aku mencari-cari. Membolak-balik.
Mencari warna ku.
Tetapi, bagaimana pun juga, aku tidak menemukan warnaku.
Abu-abu.
Tidak merah.
Tidak biru.
Tidak ungu.
Tidak warna-warna ceria itu.
Warnaku warna dingin. Warnaku warna yang tidak disukai jika berdiri sendiri.
Jadi, kapan aku dapat bertemu warnaku?
Dalam pesta ini.
Di mana banyak warnaku, tetapi mereka tidak sesuai denganku?
Ini dihasilin di pestanya Jeje. Waktu itu gw bener2 ga ada temen, tepatnya, kelompok. Jadi, gw, daripada nganggur, ngetik2 ini di hp daripada keliatan bgt sendirinya. Hahaha, what a pity girl!
Yang kedua:
Benci. Aku benci perpisahan.
Pisah. Berputus hubungan.
Tangis. Aku pasti menangis akan sebuah perpisahan.
Mau perpisahanku. Atau perpisahan orang lain.
Mengapa? Bukankah jika berpisah dapat bertemu kembali?
Tidak. Bagiku tidak.
Sebuah pertemuan tidak berarti bagiku jika sudah diselingi sebuah perpisahan.
Oh, well, ini juga gw ketik pas pestanya Jeje. Kenapa? Karena Jeje, btw ini bukan jeje Emily, bakal ke Malay buat belajar. Sebenernya gw ga terlalu deket ma Jeje. Tapi, gw bener2 ga suka yang namanya 'pisah'.
Gw memikirkan kedua hal itu, secara implisit, sama Dea.
Dan, hal itu mungkin karena gw ini sama sama Dea.
Ingin di mana-mana. Gak mau terikat di suatu tempat. Tapi itu justru bikin lo gak ada di mana-mana.
Itu Dea yang ngomong. Dia ngaku dia kayak gitu.
Trus gw langsung respon. "Iy, gw juga kayak gitu!"
Tapi, trus gw mikir lagi. Kayaknya gw bener2 ga suka terikat di suatu tempat (atau 'lingkaran')
Rasanya, jika udah terlalu terikat, terlalu 'hadir' di suatu tempat, gw bakal merasa 'cukup', trus menjauh.
Yeah, kebiasaan buruk gw. Ga bisa ilang. Dan munculnya juga entah kapan.
Kayak merasa risih gitu.
Tapi, kebiasaan ini juga bikin gw kesel.
Gimana nggak? Gw ngerasa gak 'belong' ke suatu tempat. Dan iri dengan temen2 yang bisa 'masuk' segitu dalemnya ke sebuah lingkaran.
Lalu masalah 'pisah'
Inget rasanya sehabis diputusin si Y?
Lega...., bebas....
Apa mungkin itu sebuah penyangkalan?
Supaya gw gak sedih?
Kayak pembuktian kalo gw gak bergantung sama orang lain? (yang buktinya adalah kebalikannya?)
Hahh...., entah, gw juga gak tau.
Bingung sendiri.
Yang pasti, waktu gw nulis yang pertama, gw bener2 ngerasa bego waktu itu.
Gak tau mau ke mana.
Hell. Tau ah, gelap! (kata2 bagus untuk gak peduli sama suatu hal! Gud Jop Ndy!)
Selasa, 30 Juni 2009
Bingung
Udah lama banget gw ga ol. Kenapa?
Karena ada Sims 3 sama Harvest Moon Rune Factory 2!
Harharhar. Gila, dua game itu bener2 bikin gw jauh dari yang namanya internet!
Dan..., ngomong2 soal inet, gw jadi inget Urami Makoto, karakter gw di salah satu forum.
Dan..., ngomongin soal Sims 3 juga bikin gw keinget sama si Uraura ini. Soalnya gw bikin salah satu karakter di Sims mirip sama dia.
Trus, kemaren gw nonton BBF (boys before flower) di Indosiar, dan..., si Mr. siapa itu (yang sama kayak Tao Ming Tse) mengingatkan gw akan si Uraura. Hah..., mereka sama2 kayak anak2. Sama2 tajir. Sama2 bego ( ga tau juga sih, tapi si Uraura mah bego). Sama2 lemah sama orang yang disuka.
Dan, waktu dulu gw nonton Full House, si Rain kok rasane juga rada mirip sama Uraura ya...?
Ceh, semua itu kayak ngebuktiin bahwa si UramiMakotobego ini adalah sebuah karakter cowok pasaran.
Hell! Entah kenapa gw bener2 jatuh cinta sama ni cowo!
Walau karakter dia pasaran... (entah kenapa gw ga isa bikin karakter dia tetap, konstan, tanpa kepengaruh sama hal2 lain)
Soooooo, walau dia itu pasaran, gw tetep suka, memegang teguh dia, gak pengen dilepas (apa sih?)
Jadi, untuk memasrikan, gw bikin detail tentang dia.
Oke2? :D
Karena ada Sims 3 sama Harvest Moon Rune Factory 2!
Harharhar. Gila, dua game itu bener2 bikin gw jauh dari yang namanya internet!
Dan..., ngomong2 soal inet, gw jadi inget Urami Makoto, karakter gw di salah satu forum.
Dan..., ngomongin soal Sims 3 juga bikin gw keinget sama si Uraura ini. Soalnya gw bikin salah satu karakter di Sims mirip sama dia.
Trus, kemaren gw nonton BBF (boys before flower) di Indosiar, dan..., si Mr. siapa itu (yang sama kayak Tao Ming Tse) mengingatkan gw akan si Uraura. Hah..., mereka sama2 kayak anak2. Sama2 tajir. Sama2 bego ( ga tau juga sih, tapi si Uraura mah bego). Sama2 lemah sama orang yang disuka.
Dan, waktu dulu gw nonton Full House, si Rain kok rasane juga rada mirip sama Uraura ya...?
Ceh, semua itu kayak ngebuktiin bahwa si UramiMakotobego ini adalah sebuah karakter cowok pasaran.
Hell! Entah kenapa gw bener2 jatuh cinta sama ni cowo!
Walau karakter dia pasaran... (entah kenapa gw ga isa bikin karakter dia tetap, konstan, tanpa kepengaruh sama hal2 lain)
Soooooo, walau dia itu pasaran, gw tetep suka, memegang teguh dia, gak pengen dilepas (apa sih?)
Jadi, untuk memasrikan, gw bikin detail tentang dia.
Oke2? :D
Selasa, 23 Juni 2009
Kamper
Bau. Di sini terlalu bau.
Aku. Sudah. Tidak. Tahan.
Aku pun keluar, menarik nafas sedalam-dalamnya, lalu kembali memberanikan diri memasuki kamar itu.
Tanganku menggapai-gapai. Menjelajah, mencari-cari diantara tumpukan barang itu.
Pakaian, buku, deodoran, dompet.
Seluruh barang menutupi meja.
Menghabiskan tenaga dan waktuku.
Membuatku makin merindukan udara segar.
Ya, bagaimana aku bisa tahan, pikirku sambil tersenyum sinis, setelah, akhirnya, keluar dari kamar itu dan mendapatkan udara segar. Nafasku tersengal-sengal.
Di sana bau. Pengap.
Bau pesing dan keringat bercampur di kamar itu.
Bahu-membahu berusaha mengeluarkan tiap orang, kecuali si pembuat bau.
Pembuat bau itu seorang lelaki.
Kakek-kakek bangkotan yang tidak tahu diri.
Penderita alzeimer yang berpikir dan berucap seperti anak kecil.
Jangan harapkan ia akan mengingat namamu. Ia telah kehilangan ingatannya selama sepuluh tahun terakhir.
Yang, berarti, ia melupakan cucu, menantu, dan hal-hal lain selama sepuluh tahun terakhir ini.
Untungnya, dan sayangnya, cucu yang dilupakannya itu bukanlah aku.
Untung, karena aku tidak harus ditanyai berbagai macam hal.
Sayang, karena dengan begitu ia tidak akan terlalu memperdulikan aku.
Well, sebenarnya aku sendiri juga tidak berharap ia melupakan ku.
Malah, lebih baik ia tidak menderita alzeimer.
Degenerasi sel-sel syaraf otak.
Membuatnya harus didikte, diberitahu, diperlakukan layaknya anak kecil.
Yah..., setidaknya, aku hanya harus menahanya selama sebulan lagi.
Dan, kamar itu, kamarku, akan berubah kembali sesuai dengan aroma ku.
Bukan aromanya.
.........
Mengapa ya, nenekku tahan tidur dalam kamar itu?
Karena alasan cinta kah?
Well, we don't know, and won't know the reason.
Aku. Sudah. Tidak. Tahan.
Aku pun keluar, menarik nafas sedalam-dalamnya, lalu kembali memberanikan diri memasuki kamar itu.
Tanganku menggapai-gapai. Menjelajah, mencari-cari diantara tumpukan barang itu.
Pakaian, buku, deodoran, dompet.
Seluruh barang menutupi meja.
Menghabiskan tenaga dan waktuku.
Membuatku makin merindukan udara segar.
Ya, bagaimana aku bisa tahan, pikirku sambil tersenyum sinis, setelah, akhirnya, keluar dari kamar itu dan mendapatkan udara segar. Nafasku tersengal-sengal.
Di sana bau. Pengap.
Bau pesing dan keringat bercampur di kamar itu.
Bahu-membahu berusaha mengeluarkan tiap orang, kecuali si pembuat bau.
Pembuat bau itu seorang lelaki.
Kakek-kakek bangkotan yang tidak tahu diri.
Penderita alzeimer yang berpikir dan berucap seperti anak kecil.
Jangan harapkan ia akan mengingat namamu. Ia telah kehilangan ingatannya selama sepuluh tahun terakhir.
Yang, berarti, ia melupakan cucu, menantu, dan hal-hal lain selama sepuluh tahun terakhir ini.
Untungnya, dan sayangnya, cucu yang dilupakannya itu bukanlah aku.
Untung, karena aku tidak harus ditanyai berbagai macam hal.
Sayang, karena dengan begitu ia tidak akan terlalu memperdulikan aku.
Well, sebenarnya aku sendiri juga tidak berharap ia melupakan ku.
Malah, lebih baik ia tidak menderita alzeimer.
Degenerasi sel-sel syaraf otak.
Membuatnya harus didikte, diberitahu, diperlakukan layaknya anak kecil.
Yah..., setidaknya, aku hanya harus menahanya selama sebulan lagi.
Dan, kamar itu, kamarku, akan berubah kembali sesuai dengan aroma ku.
Bukan aromanya.
.........
Mengapa ya, nenekku tahan tidur dalam kamar itu?
Karena alasan cinta kah?
Well, we don't know, and won't know the reason.
New Mr. Fishy
Our new Mr. Fishy:
Name: Mr. Fishy (? untuk lebih jelas tanya dedek gw)
Sex : Seriously Unknown (kayaknya dipilih ga berdasarkan gender)
Fam : Mrs. Fishy, Dedek Fishy 1, Dedek Fishy 2 (yang masih diragukan sedarah dengan Mr
Fishy)
Colour : Orange
Fav. Word : "......." (dari tadi dia mangap tapi ga kedengeran ngomong apa)
Fakta mengenai si Mr. Fishy: gw ga tau dia yang mana, hawhawhaw~~~~
Garing. Udah ah.
Yep, yep, our fam have 4 new fishes. Sebetulnya, entah si ikan berasa beruntung ada di keluarga gw ato ngga gw ga tau. Soalnya ini ikan dibeli buat kerjaan dede gw selama liburan (dan itu adalah sebuah tanda buruk). Terutama lagi, tu ikan sekarang uda sering banget dibanggain sama dia (yang artinya temen2nya bakal banyak yang dateng buat 'ngeliatin'.
Untungnya sih..., keluarga gw punya record yang baik dalam memelihara hewan. Yang secara gak langsung, nyokap gw yang punya record baik itu (hawhaw, gw males ganti2 aer buat ikan, bau).
Btw..., gw berasa banget kalo sekarang ini cara nulis gw berubah. Yeah, berubah!
Mengapa begitu...? Kita tanya galileo.
But, seriously, gw merasa banget kalo cara gw nulis itu masih kepengaruh abis sama para penulis2 hebat itu. Lord of the Ring, Harry Potter, dan baru2 ini, yang sangat berbeda dari gaya gw nulis, si Raditkambingbego sama Ibukeraniyangpunyabosnyebelin. Oke, dua penulis dengan bahasa serampangan n sama kayak gw sekarang ini, ngeblog.
Harharhar, sekarang gw lagi demam sama si Ibukeraniyangpunyabosnyebelin jadi, ntar aja ah ngarangnya~~♥ (harharhar, bilang aja meles getoh!)
Kerjaan ga penting yang lagi gw kerjain saat ini (mumpung lagi semangat nulis, hajarrrrr!!!!) adalah bikin gelang persahabatan. Waktu itu ngeliat temen bikin begituan n, jujur, dalem ati gw ngomong: Ohhh, ternyata gak susah2 amit. Padahal waktu kelas enam esde gw berasa susaaaahhhh banget bikin begituan (entah gw nya bego, entah gurunya rada bebelit ngajarnya, entah gw nya emang bego)
Hemmmm, pengen nulis tapi males.
Tar aja deh~~~
Mending wawancarain si Mr. Fishy~~~ :D
Tunggu hasil wawancara gw!
Harharharharharharharharharharharharhar
Name: Mr. Fishy (? untuk lebih jelas tanya dedek gw)
Sex : Seriously Unknown (kayaknya dipilih ga berdasarkan gender)
Fam : Mrs. Fishy, Dedek Fishy 1, Dedek Fishy 2 (yang masih diragukan sedarah dengan Mr
Fishy)
Colour : Orange
Fav. Word : "......." (dari tadi dia mangap tapi ga kedengeran ngomong apa)
Fakta mengenai si Mr. Fishy: gw ga tau dia yang mana, hawhawhaw~~~~
Garing. Udah ah.
Yep, yep, our fam have 4 new fishes. Sebetulnya, entah si ikan berasa beruntung ada di keluarga gw ato ngga gw ga tau. Soalnya ini ikan dibeli buat kerjaan dede gw selama liburan (dan itu adalah sebuah tanda buruk). Terutama lagi, tu ikan sekarang uda sering banget dibanggain sama dia (yang artinya temen2nya bakal banyak yang dateng buat 'ngeliatin'.
Untungnya sih..., keluarga gw punya record yang baik dalam memelihara hewan. Yang secara gak langsung, nyokap gw yang punya record baik itu (hawhaw, gw males ganti2 aer buat ikan, bau).
Btw..., gw berasa banget kalo sekarang ini cara nulis gw berubah. Yeah, berubah!
Mengapa begitu...? Kita tanya galileo.
But, seriously, gw merasa banget kalo cara gw nulis itu masih kepengaruh abis sama para penulis2 hebat itu. Lord of the Ring, Harry Potter, dan baru2 ini, yang sangat berbeda dari gaya gw nulis, si Raditkambingbego sama Ibukeraniyangpunyabosnyebelin. Oke, dua penulis dengan bahasa serampangan n sama kayak gw sekarang ini, ngeblog.
Harharhar, sekarang gw lagi demam sama si Ibukeraniyangpunyabosnyebelin jadi, ntar aja ah ngarangnya~~♥ (harharhar, bilang aja meles getoh!)
Kerjaan ga penting yang lagi gw kerjain saat ini (mumpung lagi semangat nulis, hajarrrrr!!!!) adalah bikin gelang persahabatan. Waktu itu ngeliat temen bikin begituan n, jujur, dalem ati gw ngomong: Ohhh, ternyata gak susah2 amit. Padahal waktu kelas enam esde gw berasa susaaaahhhh banget bikin begituan (entah gw nya bego, entah gurunya rada bebelit ngajarnya, entah gw nya emang bego)
Hemmmm, pengen nulis tapi males.
Tar aja deh~~~
Mending wawancarain si Mr. Fishy~~~ :D
Tunggu hasil wawancara gw!
Harharharharharharharharharharharharhar
Langganan:
Postingan (Atom)
pertanyaan pertanyaan
- Mana yang lebih baik: hidup bersenang-senang tapi kau buta dan tidak tahu apa-apa, bahkan tidak peduli akan dunia, atau sangat mengerti akan kehidupan, tetapi karena hal itu kau tidak dapat hidup bersenang-senang?
- Apakah arti hidup, apa tujuan hidup ini?
- Siapa yang salah dalam sebuah kejahatan: pelaku, korban, atau penonton?
- Apakah Tuhan benar-benar ada, di manakah surga?