Senin, 13 Juli 2009

Yesterday...

Ini bener2 gw hasilkan Sabtu kemarin. Iseng di HP.
Kenapa gw ngetik hal ini? Well...,

Aku melihat sekelilingku.
Satu lingkaran. Dua lingkaran. Tiga...
Aku mencari-cari. Membolak-balik.
Mencari warna ku.
Tetapi, bagaimana pun juga, aku tidak menemukan warnaku.
Abu-abu.
Tidak merah.
Tidak biru.
Tidak ungu.
Tidak warna-warna ceria itu.
Warnaku warna dingin. Warnaku warna yang tidak disukai jika berdiri sendiri.
Jadi, kapan aku dapat bertemu warnaku?
Dalam pesta ini.
Di mana banyak warnaku, tetapi mereka tidak sesuai denganku?
Ini dihasilin di pestanya Jeje. Waktu itu gw bener2 ga ada temen, tepatnya, kelompok. Jadi, gw, daripada nganggur, ngetik2 ini di hp daripada keliatan bgt sendirinya. Hahaha, what a pity girl!
Yang kedua:
Benci. Aku benci perpisahan.
Pisah. Berputus hubungan.
Tangis. Aku pasti menangis akan sebuah perpisahan.
Mau perpisahanku. Atau perpisahan orang lain.
Mengapa? Bukankah jika berpisah dapat bertemu kembali?
Tidak. Bagiku tidak.
Sebuah pertemuan tidak berarti bagiku jika sudah diselingi sebuah perpisahan.
Oh, well, ini juga gw ketik pas pestanya Jeje. Kenapa? Karena Jeje, btw ini bukan jeje Emily, bakal ke Malay buat belajar. Sebenernya gw ga terlalu deket ma Jeje. Tapi, gw bener2 ga suka yang namanya 'pisah'.
Gw memikirkan kedua hal itu, secara implisit, sama Dea.
Dan, hal itu mungkin karena gw ini sama sama Dea.
Ingin di mana-mana. Gak mau terikat di suatu tempat. Tapi itu justru bikin lo gak ada di mana-mana.
Itu Dea yang ngomong. Dia ngaku dia kayak gitu.
Trus gw langsung respon. "Iy, gw juga kayak gitu!"
Tapi, trus gw mikir lagi. Kayaknya gw bener2 ga suka terikat di suatu tempat (atau 'lingkaran')
Rasanya, jika udah terlalu terikat, terlalu 'hadir' di suatu tempat, gw bakal merasa 'cukup', trus menjauh.
Yeah, kebiasaan buruk gw. Ga bisa ilang. Dan munculnya juga entah kapan.
Kayak merasa risih gitu.
Tapi, kebiasaan ini juga bikin gw kesel.
Gimana nggak? Gw ngerasa gak 'belong' ke suatu tempat. Dan iri dengan temen2 yang bisa 'masuk' segitu dalemnya ke sebuah lingkaran.
Lalu masalah 'pisah'
Inget rasanya sehabis diputusin si Y?
Lega...., bebas....
Apa mungkin itu sebuah penyangkalan?
Supaya gw gak sedih?
Kayak pembuktian kalo gw gak bergantung sama orang lain? (yang buktinya adalah kebalikannya?)
Hahh...., entah, gw juga gak tau.
Bingung sendiri.
Yang pasti, waktu gw nulis yang pertama, gw bener2 ngerasa bego waktu itu.
Gak tau mau ke mana.
Hell. Tau ah, gelap! (kata2 bagus untuk gak peduli sama suatu hal! Gud Jop Ndy!)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

pertanyaan pertanyaan

  • Mana yang lebih baik: hidup bersenang-senang tapi kau buta dan tidak tahu apa-apa, bahkan tidak peduli akan dunia, atau sangat mengerti akan kehidupan, tetapi karena hal itu kau tidak dapat hidup bersenang-senang?
  • Apakah arti hidup, apa tujuan hidup ini?
  • Siapa yang salah dalam sebuah kejahatan: pelaku, korban, atau penonton?
  • Apakah Tuhan benar-benar ada, di manakah surga?